Taruhan Bola – Tanggapan Dari Sir Alex Ferguson

Semenjak peluncuran buku otobiografinya, Sir Alex Ferguson sering mendapat kritikan dan kecaman dari berbagai pihak, karena menurut mereka bahwa tidak sepantasnya Sir Alex Ferguson mengungkap apa yang menjadi aib atau keburukan seseorang kepada pihak media publik, seperti pada kasus David Beckham yang digambarkan sebagai sosok yang haus akan ketenaran, Roy Keane yang dinilai sebagai seorang yang suka mengintimidasi dan memiliki sosok yang kejam, serta Steven Gerard yang dikatakan sebagai pemain yang tidak berkelas yang pada akhirnya pernyataan dari Sir Alex Ferguson ini mendapat kecaman dari Manager Liverpool yaitu Brendan Rodgers.

Terkait dari kecaman dan kritik yang diperolehnya, Sir Alex Ferguson mengatakan bahwa buku yang dia buat itu bukan ditujukan kepada pihak media publik tetapi ditujukan kepada para penggemar atau suporter Manchester United yang bertujuan agar para pihak suporter mengetahui alasan dari sejumlah keputusan yang pernah dia buat. Hal ini bisa dilihat dari pernyataannya kepada pihak media yang di mana dia mengatakan Saya menulis buku itu untuk para suporter. Agar mereka mengerti mengapa saya melakukan sejumlah keputusan, bukan untuk media.”

Sir Alex Ferguson juga mengatakan bahwa buku ini sengaja dibuat agar orang dapat mengerti betapa sulitnya untuk bekerja di Manchester United yang merupakan klub yang sangat besar dan juga penuh dengan berbagai macam karakter pemain. Hal ini bisa dilihat dari pernyataannya kepada pihak media yang dimana dia mengatakan “Buku ini dibuat agar orang mengerti bagaimana sulitnya bekerja di Manchester United. Ini adalah klub besar dan salah satu yang terbesar di dunia. Harapan itu selalu ada di klub ini.”

Seperti yang kita ketahui didalam keadaan sulit yang dia ceritakan didalam buku otobiografinya, Sir Alex Ferguson berhasil menjadi seorang pelatih yang paling sukses dan berhasil di Inggris dengan meraih sebanyak 13 gelar Juara Premier League, 5 Piala FA, 4 Piala Liga, dan 2 kali juara Liga Champions, dan itu semua dia peroleh dalam masa melatihnya selama 26 tahun di Manchester United.