Taruhan Bola Sbobet – United vs Arsenal: Dendam Mendarah Daging

Manchester United akan menjamu Arsenal di Old Trafford, akhir pekan ini. Tuan rumah tentu saja tak mudah memenangkan laga, karena The Gunners dalam performa terbaik. Tim besutan Arsene Wenger kini memuncaki klasemen sementara Premier League 2013/2014, sedangkan United di posisi kedelapan.

Siapa yang akan memenangkan pertandingan? Pertanyaan sulit, sebab kedua tim sama-sama mematok kemenangan. Yang jelas, laga ini berangkat dari persaingan masa lalu, di mana gengsi dan nama besar dipertaruhkan. “Yang tersisa adalah dendam,” tulis Kevin McCarra, pengamat sepak bola Inggris, untuk Guardian.

Pernyataan McCarra mengaju pada romantisme masa lalu, tepatnya 21 September 2003. Saat itu, di OldTrafford, di saksikan langsung ribuan pasang mata yang menjejali stadion, kedua tim bertarung sengit. Laga berjalan keras. Wasit Steve Bennett mengusir Patrick Vieira. Vierra dituding berupaya menendang Ruud van Nistelrooy. Laga juga diwarnai dengan tendangan penalti, menyusul pelanggaran yang dilakukan Martin Keown terhadap Diego Forlan di kotak penalti. Nistelrooy, perantau asal Belanda, maju sebagai algojo. Arsenal dag dig dug. The Gunners selamat. Nistelrooy gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya membentur tiang gawang

Keputusan wasit memberi tendangan penalti kepada tuan rumah ternyata berbuntut panjang. Keown yang merasa senang penalti tak masuk, memprovokasi Nistelrooy. Bisa ditebak, emosi pemain United pun meledak. Usai laga, keributan tak dapat dihindarkan

Vieira mengaku kesal dengan Nistelrooy. Vieira bersikeras kalau dirinya tak melakukan pelanggaran terhadap Nistelrooy. Dengan kata lain, sang bomber hanya bersandiwara untuk meminta belas kasihan wasit. Dan wasit terpengaruh dan tanpa banyak bicara langsung mengusir Viera.

Keputusan Bennett yang memberikan hadiah penalti kepada United juga dikritik Arsenal. United berusaha mendapatkan tiga poin dengan cara tidak jujur.

Wenger pun angkat bicara. Setelah laga, Sang Profesor mengatakan,” Anda tidak bisa mengatakan bahwa Vieira adalah setan dan Nistelrooy adalah malaikat , ” katanya. “Nistelrooy terlihat anak yang baik, tapi di lapangan dia tidak selalu berperilaku adil,” imbuh Wenger.

Setahun berselang, tepatnya 1 Februari 2005, United mempermalukan Wenger dan pasukannya di depan fans sendiri. Arsenal digebuk 4-2! Salah satu pahlawan United adalah Cristiano Ronaldo. Dia mengepak dua gol.

Pada 12 Mei 2005, The Gunners berpesta. Mengalahkan United lewat adu penalti (5-4), Arsenal tampil sebagai juara Piala FA. Arsenal juga berhasil mengalahkan United 2-1, saat keduanya bentrok pada 27 Januari 2007. United harus menunggu dua tahun guna menuntaskan dendam. Pada 5 Mei 2009, Ronaldo dan kawan-kawan menang telak 3-1. Kekalahan ini memupuskan harapan Arsenal untuk melangkah ke final Liga Champions 2008/2009. Dan laga yang tak kalah menarik terjadi pada 28 Agustus 2011. Di luar dugaan, United membantai Arsenal 8-2.