Judi Bola BCA – Perancis yang harus bermain tanpa rasa takut

Judi Bola BCA – Perancis yang harus bermain tanpa rasa takut ketika melawan Ukraina di playoff Piala dunia 2014, pada hari Jumat tanggal (15/11/2013). Jika perasaan  tersebut yang masih terus menggelayuti pasukan Ayam Jantan, maka bukan mustahil kenangan buruk 20 tahun silam yang bisa terulang lagi, ketika mereka yang telah di taklukan Bulgaria dalam  laga kandang, yang untuk memperebutkan tiket putaran final  tahun 1994. Itu pun adalah kalai terakhir  Perancis gagal menembus putaran final sebuah turnamen besar. Nah tetapi, kali ini Perancis yang lebih dulu melakoni pertandingan tandang di Ukraina. Pasuka Didier Deschamps yang telah berharap mereka yang mendapatkan hasil yang bagus sebagai modal untuk menjamu Ukraina di Stade de France pada leg kedua.

Bahkan empat tahun  silam yang lalu , Perancis yang tertolong oleh ketidakjelian wasit karena tidak melihat Thierry Henry yang telah melakukan pelanggaran handball yang sebelumnya membobol gawang Irlandia dalam pertandingan di kandang. Perancis pun akhirnya lolos karena gol Henry yang membuat skor menjadi 1-1 Sehingga mereka unggul agregat 2-1.

Franck Ribery pun yang mengatakan kami memerlukan hasil yang bagus  saat tandang sehingga kami bisa melihat situasi saat leg kedua, dan yang telah mengemas enam gold an menjadi actor untuk sembilan gol dari total 24 gol terakhir Perancis tersebut.

Pertandingan ini playoff special. Yang mereka telah diliput konteks yang sulit. Kami pun perlu bermain tanpa tekanan. Kami  seharusnya tidak perlu takut, yang telah di tambah oleh pemain Bayern Muenchen ini.

Kekalahan dari Bulgaria dalam pertandingan grup pada 17 November 1993, ketika gol Emil Kostadinov di menit terakhir membuat Perancis menyerah 1-2 di Parc des Princes, takkan terlupakan oleh para penggawa Les Bleus. Deschamps juga bermain dalam laga yang menyesakkan itu. Mungkin trauma masih melekat pada dirinya. Namun, dia berharap pasukannya bisa tampil lebih rileks.

“Perancis vs Bulgaria? Tidak, itu tidak membuatku mengingatnya kembali,” ujar pemain muda, Paul Pogba, yang masih berusia delapan bulan ketika gol Kostadinov memupuskan harapan Perancis tampil di Piala Dunia.

“Saya tak memikirkan itu semenit pun,” tambah pemain tengah Blaise Matuidi.

Lupakan masa lalu

Ukraina pun harus melupakan kenangan buruk masa lalu karena selalu gagal di babak playoff.

Dari empat kali mengikuti babak tersebut, Ukraina tiga kali gagal menembus babak utama.

“Kami berusaha menjaga para pemain agar membuang masa lalu. Mengetahui alasan kegagalan itu, Anda seharusnya berada di sana,” ujar Pelatih Ukraina, Mykhaylo Fomenko.

Ukraina gagal masuk Piala Dunia lewat playoff pada 1998, 2002, dan 2010. Mereka disingkirkan oleh Kroasia, Jerman, dan Yunani.

Namun untuk pertandingan kali ini, Ukraina dihadapkan pada situasi yang tak terlalu bagus. Pasalnya, ada delapan pemainnya yang harus bermain dengan hati-hati ketika menjamu Perancis karena, jika terkena kartu kuning dalam leg pertama ini, maka mereka dipastikan absen pada leg kedua. – Judi Bola BCA