Agen Judi Online – Spanyol Sudah Siap dengan Teror Penonton di Brasil

Sebagai juara dunia, Spanyol sudah pasti akan jadi team to beat di Piala Dunia mendatang. Raul Albiol menegaskan timnya sudah siap dengan ejekan dan cemooh dari publik tuan rumah.
Spanyol sudah lima tahun terakhir menguasai jagad sepakbola dengan dua gelar Piala Eropa serta satu titel Piala Dunia. Belum ada tim yang bisa menyamai mereka dan tak ayal Spanyol pun selalu jadi pembicaraan di penjuru dunia.

Apalagi mereka mampu mempertontonkan sepakbola indah yang dikenal dengan tiki-taka dan mampu menghibur publik sepakbola. Tapi jelas dominasi seperti ini menimbulkan kebosanan karena fans pasti ingin ada tim yang bisa mendongkel Spanyol dari puncak dunia.

Sebenarnya Brasil sudah bisa melakukannya di Piala Konfederasi lalu kala menang 3-0 di final atas Spanyol. Tapi tetap turnamen itu tak sama gengsinya dengan Piala Dunia yang akan dihelat di musim panas mendatang.

Jelas dengan Brasil jadi tuan rumah dan pemegang trofi Julies Rimet terbanyak, publik tuan rumah ingin melihat Spanyol kehilangan status juara dunianya. Berbagai cara boleh jadi akan dilakukan termasuk dengan teror dari penonton setiap Spanyol bermain.

Spanyol tak gentar dengan hal itu dan merasa sambutan penonton kepada mereka adalah wajar, mengingat banyak tim yang ingin mengalahkan khususnya Brasil. Ini artinya Spanyol masih jadi favorit kuat juara di turnamen mendatang.

“Biarkan saja mereka mengejek dan meneror kami — itu karena mereka melihat kami sebagai favorit. Justru aneh ketika mereka mengapresiasi atau mendukung kami,” ujar Albiol seperti dikutip situs resmi FIFA.

 

“Bagus jika orang-orang menginginkan kami menjadi juara. Ini berarti kami punya kesempatan dan bahwa kami adalah tim yang akan melakukannya,” sambungnya.

“Kami ingin memenanginya dan kami ingin merebut trofi Piala Dunia kedua kami, tapi akan sangat sulit.”

“Kami tidak bisa berpikir soal final ketika kami tidak tahu berada di grup mana nanti. Kami akan ke sana dengan kerendahan hati. Di pertandingan seperti itu, siapapun bisa mengalahkanmu,” paparnya.

“Brasil berada dalam tekanan tinggi karena mereka adalah lima kali juara dunia dan karena mereka bermain di kandang sendiri,” demikian dia.