Agen Judi Bola – Tiang Gawang, Pantat, dan Kegagalan Penaltinya

Agen Judi Bola – Diego Costa sudah menjadi sensasi tersendiri di La Liga maupun klubnya, Atletico Madrid. Tiang gawang, pantat dan penalti menyisakan cerita tentang dia di jornada 33.

Pada pertandingan Liga Spanyol di markas Getafe hari Minggu (13/4/2014) malam, Costa kembali masuk line-up Atletico setelah absen di dua laga karena cedera.

Penyerang kelahiran Brasil yang telah menjadi warga Negara Spanyol itu mendapat kesempatan besar di menit 66, ketika timnya dihadiahi penalti oleh wasit. Costa pun maju sebagai algojo. Namun arah tembakannya dapat dibaca kiper Jordi Codina dan eksekusinya gagal membuahkan gol.

Statistik Infostrada mencatat, itulah kegagalan ketiga Costa dalam mengeksekusi tendangan penalti di musim ini, menyamai rekor yang lebih dulu dibuat pemain Sevilla asal Kroasia, Ivan Rakitic.

Menariknya, saat mengambil tendangan penalti tersebut, sebuah foto di situs Marca mencatat adalah seorang fans Getafe yang mencoba mengganggu konsentrasi Costa. Caranya? Sudahpun bertelanjang dada, pria yang berdiri persis di belakang gawang itu juga memelorotkan celananya dan memamerkan pantatnya ke arah Costa.

Apakah pantat itu yang menyebabkan Costa gagal mencetak gol penalti tersebut? Kemungkinan besar ya tidak. Toh ia tetap mampu bikin gol dengan cara lain, melalui open play, di menit 86, yang membuat Atletico menang dengan skor akhir 2-0.

Sayangnya, sembari menceploskan bola ke gawang Getafe, ia pun menabrak tiang gawang. Seketika ia mengerang-ngerang kesakitan sambil memegang kaki kirinya. Akhirnya ia harus ditandu ke luar lapangan.

Kabar baik untuk fans Atletico, sudah dikonfirmasi tim bahwa cedera Costa tidak parah dan ia diperkirakan bisa tampil di pertandingan selanjutnya, yaitu melawan Elche hari Jumat mendatang.

Costa sedang melakoni musim ketiganya bersama Los Colchoneros. Di musim pertamanya, 2010/2011, ia hanya mencetak 8 gol dari 28 pertandingan di La Liga, sebelum dipinjamkan ke Rayo Vallecano di musim berikutnya.

Pemain 25 tahun itu kembali ke Vincente Calderon di musim lalu dan berkontribusi lebih besar. Ia mengemas 10 gol di liga, dan total 20 dari 44 pertandingan. Kala itu mesin gol utama Atletico masih Radamel Falcao.

Musim ini, setelah Falcao pindah ke AS Monaco, Costa tiba-tiba melejit. Ia kini sudah mencetak 26 gol di liga (termasuk 4 dari tendangan penalti). Angka itu melebihi torehan Lionel Messi (25), dan hanya kalah dua gol dari Cristiano Ronaldo. Ia juga sudah mengoleksi 7 gol dari 6 game di Liga Champions.